Total Tayangan Halaman

Kamis, 14 Februari 2013

Tentang AKa-Manto :D


Aka Manto (Red Cape)


(Lucu yach! :D)
AKA MANTO

Aka MKanto adalah salahsatu hantu mengerikan yg membuat para wanita di Jepang harus berpikir dua kali sebelum menggunakan toilet. Aka Manto secara literal bisa diartikan sebagai Red Cape (Jubah Merah). Kenapa dijuluki demikian? Karena memang terlihat memakai jubah merah dan topeng putih. Hantu ini dapat ditemukan dalam toilet perempuan, bilik yang sering dijuluki "Bilik Keempat". Konon, hantu ini amat sangat mempesona sampai-sampai anak perempuan akan sangat sulit mampu berpaling darinya. Tetapi, dibalik pesonanya, ia memiliki 'jiwa yang sangat mengerikan', bahkan selera humor yang buruk.

Sejarah.
Legenda Aka Manto sudah ada sejak zaman dulu. Berawal dari kehidupan seorang pria yang amat sangat tampan, 'membuat semua orang yang melihatnya mati...' (eeh, bukan) membuat semua gadis yang melihatnya selalu jatuh hati padanya. Ketampanannya itu membuatnya pusing serta bingung akan apa yang harus diperbuatnya, sampai suatu saat dia memutuskan untuk mengenakan jubah merah serta menutupi wajahnya dengan topeng putih. Semua bertujuan untuk agar semua perempuan tidak mengganggunya lagi. Karena emosinya yang labil menyebabkan kelainan jiwa pada dirinya. Dari sini, bangkitlah jiwa kegelapan dari dalam dirinya dan mulailah kejadian-kejadian yang tragis.


Pada suatu saat, ia menculik seorang gadis cantik yang kemudian gadis itu tidak akan pernah terlihat lagi. Setalah sekian lama, jiwa Aka Manto masih diselimuti oleh kegelapan dan hingga sekarang ia selalu mencari korban-korban baru sebagai pelampiasannya. Dimana lagi ia dapat menemukan gadis-gadis cantik yang sedang sendirian kalau bukan di toilet perempuan. Menunggu saat yang tepat, untuk melampiaskan kegelapan dalam dirinya.

saat seorang gadis cantik masuk ke dalam toilet dengan keadaan sepi dan sendirian, akan terdengar suara halus yang berkata "wahai wanita, mana yang kamu suka, jubah merah atau biru?". Sesaat setelah pertanyaan terdengar, Aka Manto akan menampakkan wujudnya perlahan dari bilik paling ujung. Nasib si gadis ditentukan dari jawaban yang diberikan. Namun Aka Manto telah mempersiapkan semuanya sehingga tiap jawaban yang dipiliha pasti akan berujung pada kematian di penjawab (si gadis). Jika menjawab "jubah merah", maka Aka Manto akan menebas leher gadis hingga darah mengucur membasahi tubuh si gadis, seolah-olah seperti memakai 'Jubah Merah'. Jika menjawab "jubah biru", maka Aka Manto akan meraih leher gadis kemudian mengangkatnya hingga dia tercekik sampai mati lemas, menyebabkan wajahnya menjadi biru. Jangan sekali-kali menjawab warna diluar pilihan yang ada, karena konsekuensinya lebih mengerikan. Jika begitu, akan muncul tangan-tangan pucat dari bilik tempat Aka Manto berasal, yang selanjutnya akan membawa gadis tersebut ke dunia lain.

Urban Legend yang nyata.
Kisah nyata yang melibatkan Aka Manto terjadi di sebuah sekolah. Gadis muda di sekolah itu mendengar suara "Bisakan kita mulai pemakaian jubah merahnya?" dari bilik sebelahnya. Ia pun lari ketakutan melapor ke gurunya hingga polisi datang. Polisi mengaggap masalah ini sebagai perlakuan orang gila biasa, dan itu merupakan kesalahan yang sangat besar. Ketika polisi tiba, seorang polisi wanita masuk ke dalam toilet ditemani dengan senjata api, sedang polisi pria berjaga menunggu perintah di depan pintu toilet(bukan di depan pintu bilik kamar mandi). Polwan tersebut akhirnya mendengar suara lembut yang berkata "bisakah kita mulai pemakaian jubah merahnya?". Tanpa basa-basi polwan tersebut berteriak "Silakan saja pakaikan!". Dari luar pintu toilet, polisi pria hanya mendengar suara teriakan dengan suara jatuh yang lumayan keras. Ketika masuk, dia hanya melihat si polwan sudah tewas bersimbah darah di genangan darah dari polwan itu, seolah seperti telah dipakaikan jubah merah.

Aka Manto adalah salahsatu hantu Jepang yang paling mengerikan. Kenapa..?
Karena kebanyakan hantu Jepang lain masih memiliki cara untuk ditangkal dan dihindari. Tetapi untuk Aka Manto sendiri, satu-satunya cara adalah lari sebelum bertemu muka dengannya, seperti yang dikatakan, akan sulit berpaling jika sudah berhadapan dengannya. Terlebih lagi, pilihan yang diberikannya adalah sebuah jalan buntu menuju kematian.

Tentang Kashima Reiko-san :D

Kashima Reiko atau teke - teke adalah hantu atau siluman wanita tanpa kaki yang biasanya berada di toilet sekolah jepang. Tek - tek atau Teke - teke adalah salah satu urban legend dari jepang yang lumayan terkenal. Teke - teke adalah siluman gadis yang terjatuh dari kereta dan karena itu kakinya terpotong. Dan sekarang hantunya gentayangan di sekitar Jepang , menyeret setengah bagian badannya dengan menggunakan tangannya yang seperti cakar. Sehingga setiap kali ia bergerak, ia membuat suara "Tek... Tek...".
History

Suatu hari ada seorang wanita yang sedang menyebrang jalan rel kereta. Tiba - tiba ada kereta yang datang dan wanita itu pun tertabrak dan kejadian itu memotong kakinya. Karena itu dia sekarang gentayangan untuk memotong kaki anda -_-
Ketika kita ada di toilet sekolah , tiba tiba Kashima Reiko akan berkata “Di mana kakiku?”. Suara samar - samar ini sangat mengerikan -_-
Ada salah satu versi yang bilang kita akan selamat jika bilang "Kashima Reiko" yang berasal dari tiga kata , KA artinya Kamen yang artinya topeng , SHI artinya Shinin yang artinya orang yang meninggal , dan yang terakhir MA artinya Ma yang artinya iblis atau setan. 
Versi lain mengatakan kamu harus menjawab "Di rel kereta di stasiun Meishin". Lalu dia akan menjawab "Siapa yang memberitahukanmu?".Kamu harus bilang "Kashima Reiko yang memberitahukanku" jika kamu ingin selamat , jika ingin kakimu dipotong jawab aja asal - asalan -_- 
Ada salah satu cerita tentang seseorang anak laki - laki yang sedang di sekolah ketika SORE hari -_-. Lalu anak kecil itu mendengar suara di belakangnya "Tek... Tek... Tek...". Dan ketika dia liat ke belakang , ternyata ada gadis cantik duduk di jendela #JENGJENG. Gadis itu lengannya bersandar di jendela dan hanya menatap ke arahnya. Dia bertanya - tanya mengapa gadis itu ada di sana , padahal dia bersekolah di sekolah khusus anak laki - laki.

Ketika gadis itu melihat dia melihatnya , gadis itu pun tersenyum. Lalu tiba - tiba , gadis itu melompat keluar dari jendela dan mendarat di luar lapangan. Dan ketika anak laki - laki itu pergi ke arah lapangan. TERNYATA gadis yang tadi itu cuma setengah aka bagian bawahnya ilang -_-.

Gadis itu pun berjalan ke arahnya , dengan cara mencakar sepanjang tanah sehingga membuat suara tek - tek - tek - tek - tek. Anak laki - laki itu pun sangat takut , dia berusaha lari , tetapi tidak bisa dan seperti beku di tempat. Dalam hitungan detik , gadis itu berada di depannya dan gadis itu mengeluarkan sabit dan memotong anak laki - laki tadi menjadi setengah. Dan membuat anak laki - laki itu menjadi mirip sepertinya.

Ketika anak-anak menceritakan kisah ini , mereka memperingatkan satu sama lain tentang Teke - Teke. Mereka mengatakan siluman gadis itu membawa sebuah gergaji atau sabit yang sangat tajam , dan jika gadis berhasil menangkap anda , gadis itu akan memotong anda menjadi dua bagian dan anda akan menjadi seperti Teke - Teke. Ada juga yang mengatakan Teke - Teke menangkap anak - anak yang bermain di sore hari. Teke - Teke juga dikenal sebagai "bata-bata". Bata - Bata adalah suara ketika ia berjalan dengan sikunya -_-
Oh ya, aku lupa bilang. Kalau yang udah mendengar kisah tentang Reiko-san, kamu akan digentayangi dan diikuti, INI CIYUUUSSSS LOHH!!!! Jadinya ya, SORRYYY!!! :D